PROFIL SEKOLAH

SLB Negeri Pembina Yogyakarta berdiri tanggal 3 Mei Tahun 1985. SLB Negeri Pembina Yogyakarta merupakan salah satu Sekolah Negeri di Kota Yogyakarta. SLB ini berada di Jl. Imogiri Timur No. 224 Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta. Berdasarkan letak geografis, SLB Negeri Pembina Yogyakarta berada di wilayah yang strategis karena berlokasi di samping jalan raya, berdekatan dengan terminal Bus Giwangan dan pasar tradisional Giwangan. Hal ini memudahkan siswa untuk melakukan aktivitasnya maupun sebagai sarana pembelajaraan. Luas lahan SLB Negeri Pembina Yogyakarta sekitar 25.000 meter persegi.

SLB Negeri Pembina Yogyakarta adalah sekolah khusus yang memberikan layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus yaitu tunagrahita dan autis. Di SLB Negeri Pembina Yogyakarta terdapat satuan pendidikan jenjang TKLB, SDLB, SMPLB, SMALB. Pembelajaran di SLB Negeri Pembina Yogyakarta menitikberatkan pada kemampuan membaca, menulis, berhitung pada jenjang SDLB serta keterampilan fungsional dan vokasional yang berfungsi untuk memandirikan peserta didik.

Sarana prasarana maupun sumber daya manusia, maupun kurikulum atau pembelajaran. merupakan aspek yang membantu dalam mencapai tujuan. SLB Negeri Pembina Yogyakarta yang berkaitan dengan sarana prasarana yaitu sarana prasarana lengkap, tersedianya bangunan asrama di lingkungan sekolah, lokasi sekolah yang strategis (mudah diakses, berada di pinggir jalan raya), tersedianya area hijau yang terpenuhi (perbandingan luas bangunan: luas area keseluruhan yaitu 50:50), memiliki fasilitas show room/ruang pajang, tersedianya bangunan wisma di lingkungan sekolah, lapangan di area sekolah, kelas bengkel keterampilan, ruang pertemuan yang luas dan memadai (Aula Abiyasa, Ruang Shinta), panggung pentas di area taman sekolah, taman bermain, dan tersedianya ruang klinik/UKS.

Kerjasama yang dilakukan antara Sekolah dengan Lembaga Pemerintah, NGO, Perguruan Tinggi, ditandai adanya nota kesepakatan dengan DUDI, orangtua dan universitas; serta adanya jumlah tenaga kependidikan yang mencukupi, peluang magang dan bekerja peserta didik, tersedianya kegiatan pengembangan diri/diklat, optimalisasi komite sekolah untuk membentuk kelompok kerja (sheltered workshop), dan optimalisasi kerjasama dengan BLKPP.

Pembelajaran di SLB Negeri Pembina Yogyakarta menggunakan pendekatan tematik keterampilan yang sesuai untuk peserta didik tunagrahita, kemauan untuk terus belajar, dan motivasi tinggi yaitu pengembangan diri/diklat dan keterlibatan orangtua dalam pembelajaran. optimalisasi asesmen kemampuan peserta didik, perumusan SKL, dan perlunya optimalisasi pembelajaran Pengembangan Diri.

Program yang dikembangkan di SLB Negeri Pembina Yogyakarta sebagai berikut:

  1. Inovasi Pembelajaran

SLB Negeri Pembina Yogyakarta melounchingkan program Inovasi Pembelajaran yang diberi nama “SINETA” Sinergi Erat dengan Orang Tua. Program ini dikembangkan untuk mensinergikan pembelajaran peserta didik di sekolah dan dilanjutkan dengan orang tua di rumah. Mendirikan Kelas Transisi untuk peserta didik yang belum siap masuk kelas Kerjasama dengan Dosen UNY, Terapis serta Psikolog.

2. Rombongan Belajar Keterampilan Vokasional

Rombongan Belajar Keterampilan Vokasi dimulai dari peserta didik jenjang SMPLB merupakan bentuk layanan yang diberikan kepada peserta didik dengan mempertimbangkan 3 komponen yaitu: kemampuan/bakat/minat, lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat peserta didik. Hasil dari pembelajaran praktek keterampilan Vokasi peserta didik di pajang dan dipamerkan melalui Galery dan Showroom SLB Negeri Pembina Yogyakarta.

3. Pengembangan Kerjasama Pendidikan Keterampilan/Vokasi

SLB Negeri Pembina menjalin Kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri untuk meningkatkan kompetensi peserta didik melalui laboratorium dan tempat praktek pembelajaran serta magang siswa dengan menggunakan showroom yang dimiliki SLB Negeri Pembina Yogyakarta dengan berbagai pihak antara lain Rombel Otomotif, Rombel Tata Boga, Rombel Tata Kecantikan, Rombel Tata Graha, dll. Saat ini SLB Negeri Pembina Yogyakarta mengadakan Kerjasama Internasional dengan Volunter Korea Selatan yaitu KQICA di bidang Tata Boga dan Tata Kecantikan.

  1. Pengembangan Layanan Pendidikan melalui pusat sumber (Resource Center)

Pusat sumber (Resource Center) adalah lembaga yang memiliki fungsi untuk memberikan dukungan dan bantuan professional dalam penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan penyelenggaraan pendidikan kebutuhan khusus. Resource Center yang ada di SLB Negeri Pembina Yogyakarta  memiliki program kerja penyegaran, pengimbasan hasil pelatihan, memfasilitasi penelitian, dan bekerjasama dengan pihak lain untuk menyelenggarakan diklat bagi guru- guru.

  1. Asesmen

Asesmen yang diselenggarakan di SLB Negeri Yogyakarta meliputi asesmen penerimaan peserta didik baru dan alih jenjang penjurusan rombongan belajar keterampilan.

  1. UKS dan Klinik

Pelayanan UKS meliputi melaksanakan pendidikan kesehatan di sekolah, menyelenggarakan pelayanan kesehatan di sekolah, dan menciptakan lingkungan kehidupan sekolah yang sehat. Dalam rangka pendidikan sekolah dibentuk tim dokter kecil, pengurus UKS dan Klinik. Optimalisasi pelayanan kesehatan di sekolah dilakukan kerjasama dengan Puskesmas, Dokter Umum, Dokter Gigi, Psikolog dan Terapis.

  1. Standar Pelayanan dan Kepuasaan Masyarakat

SLB Negeri Pembina Yogyakarta melaksanakan survey kepuasan masyarakat Bersama Biro Organisasi Pemda DIY dengan berbagai cara diantaranya melalui media sosial, penyebaran pamflet, brosur, leaflet dan flyer. Untuk mengontrol penjaminan mutu Lembaga serta peserta didik SLB Negeri Pembina Yogyakarta